Tampilkan postingan dengan label WisataKeragaman Budaya Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WisataKeragaman Budaya Indonesia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Agustus 2013

Tujuh karnaval terbesar Didunia


1. Rio de Janeiro (Brasil)

Ini dia karnaval paling dinanti tak hanya warga Brasil tapi seluruh dunia. Karnaval di Ibu Kota Rio De Janeiro ini dimulai pada 1641 dan terus mengalami peningkatan mulai dari tata busana, tampilan kendaraan, dan kreativitas terbaik. Tema selalu berbeda setiap tahunnya, namun tetap dengan ciri khas warna-warni.

satu tokoh karnaval paling ternama yakni Raja Momo dilambangkan dengan kunci emas dan perak menjadi petunjuk acara dimulai. Parade goyang dan lomba menari samba terbaik menjadi rangkaian paling ditunggu. Banyak kelompok karnaval ambil bagian perayaan ini, bahkan mereka rela membayar hingga Rp 9,5 miliar demi menyiapkan parade digelar saban 13 dan 16 Februari itu.

2. Karnaval Venesia (Italia)

Karnaval di Kota Venesia, Italia, menjadi parade terbesar kedua di dunia. Acara ini diadakan sekitar dua minggu sebelum datangnya Hari Paskah, dikenal dengan nama Mardi Gras. Acara ini terdiri parade, konser, dansa, dan kegiatan lain.
Peserta mengenakan kostum dan topeng khas tradisi Italia di abad ke-14. Pada zaman itu penggunaan topeng dimaksudkan agar derajat setiap orang sama, tidak melihat miskin atau kaya. Setiap tahunnya 30 ribu orang datang ke Venesia untuk melihat karnaval ini.

3. Karnaval Nice (Prancis)

Karnaval Nice merupakan parade utama digelar setiap tahun di negara ini. Para peserta berpesta semalam suntuk, menyalakan kembang api, meminum bir, sebagai rangkaian acara Mardi Gras. Mereka juga membuat patung kepala kartun sebanyak 500 buah.

Pada hari terakhir, makin banyak pertunjukan diperlihatkan. Tata suara dan lampu spektakuler juga memadati karnaval diadakan sejak 1873 ini. Bahkan tiap tahun pemerintah Prancis menunjuk komite untuk mempersiapkan acara itu.


4. Karnaval Santa Cruz de Tenerife (Spanyol)

Karnaval di Kota Santa Cruz de Tenerife, Spanyol, menjadi acara penting saban tahun di negara itu. Meriahnya hampir sama dengan festival di Ibu Kota Rio De Janeiro, Brasil.

Parade ini dibagi menjadi dua. Acara resmi dan karnaval jalanan. Di acara resmi, ratusan kelompok memperlihatkan kemampuan mereka dalam berkreatifitas. Sementara karnaval jalanan hanya partisipasi warga dengan kostum untuk memperingati parade itu.

Musik diperdengarkan dan lagu karibia menghentakkan tubuh dan kaki bakal menggoyang seluruh penduduk Spanyol dan pendatang khusus melihatnya

5. Karnaval Binche (Belgia)

Karnaval di Belgia diselenggarakan di Kota Binche saban tahun untuk memperingati Mardi Gras. Parade ini sudah ada sejak abad ke-14. Tokoh utama dalam acara ini bernama Gilles, seorang badut lucu mewakili kesenangan dan kemeriahan menyambut salah satu hari paling penting dalam agama Kristen.
Gilles digambarkan dengan baju warna terang mencolok mata, bertopeng karet, dan mengenakan sepatu kayu. Sekitar ribuan ayah dan anak usia tiga hingga 60 tahun berkostum seperti Gilles.

Dalam karnaval, para peserta juga membawa sekeranjang jeruk yang siap dibagi-bagikan pada pengunjung hadir.

6. Karnaval Berlin (Jerman)

Sejak 1996, setiap sudut jalan di Ibu Kota Berlin, Jerman, dipadati warga untuk menyaksikan karnaval terbesar di negara itu. Parade ini untuk memperingati keragaman budaya ada di Jerman.

Jerman telah menjadi negara dari 450 ribu penduduk dari berbagai belahan dunia, dan Berlin menjadi Ibu Kota internasional. Karnaval itu menampilkan ragam tradisi dan budaya setiap negara. Anda bisa menikmati tarian samba, hentakan alat musik pukul dari Brasil, musik tradisonal Korea, dan lain sebagainya.

7. Karnaval New Orleans (Amerika Serikat)

Amerika Serikat juga memperingati Mardi Gras dengan mengadakan karnaval saban tahun. Perayaan ini telah ada sejak 1800-an. Rangkaian acara selalu bertema kepedulian pada ragam budaya yang ada di Kota New Orleans, Negara Bagian Louisiana.

Tidak seperti karnaval lain kerap menggunakan banyak warna, parade ini memakai tiga dominasi warna yakni hijau, ungu, dan emas, menandakan keadilan, kekuatan, dan kepercayaan.


Senin, 18 Juni 2012

Lagi Malaysia Ingin Klaim Tari Tor-tor?


Pemerintah Malaysia ingin mengakui Tari Tor-tor dan alat musik Gondang Sambilan (Sembilan Gendang) dari Mandailing sebagai salah satu warisan budaya negara tersebut.

Kantor berita Bernama di Malaysia menyebutkan, Menteri Penerangan Komunikasi dan Kebudayaan Datuk Seri Rais Yatim berencana mendaftarkan kedua budaya masyarakat Sumatera Utara itu dalam Seksyen 67 Akta Warisan Kebangsaan 2005.

"Tetapi (pengiktirafan ini) dengan syarat, pertunjukan berkala mesti ditunjukkan, bermakna tarian mestilah ditunjukkan, paluan gendang dipelbagaikan dalam pertunjukan di khalayak ramai," kata Rais dalam acara peresmian Perhimpunan Anak-Anak Mandailing di Kuala Lumpur sebagaimana diberitakan situs Bernama, Kamis (14/6/2012).

Dalam situs itu disebutkan pula bahwa rencana itu penting dilakukan untuk memperjuangkan seni dan budaya masyarakat Mandailing. Upaya ini juga bertujuan membuka wawasan warga di negara tersebut tentang asal usul mereka.

Masyarakat Sumatera Utara, Indonesia, mengenal Tari Tor-tor sebagai salah satu bagian dalam upacara-upacara adat untuk menghormati para leluhur. Adapun Mandailing merupakan salah satu suku di Sumatera Utara.


Kamis, 02 Februari 2012

Pesona Raja Ampat Mulai Menggeser Bali

Bali kini tidak lagi menjadi satu-satunya andalan Indonesia untuk menarik wisatawan mancanegara datang. Kali ini, Bali mulai tergeser oleh pesona Raja Ampat. Bahkan, Raja Ampat, surga penyelam di wilayah Papua itu, sudah menjadi ikon promosi pariwisata di Swiss. Inilah ajang promosi pariwisata yang dilakukan KBRI-Bern bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif dan perusahaan transportasi umum di dua kota di Swiss, yaitu Bern dan Basel.
Promosi ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah wisatawan swiss yang berkunjung ke Indonesia, dan bertemakan "Postcards from a wonderland, a remarkable Indonesia" dimulai 1 Februari selama tiga bulan.
Seperti diungkap oleh Pensosbud KBRI Bern, Budiman Wiriakusumah, selama tiga bulan akan terpampang dengan indahnya ajakan untuk berlibur ke Indonesia. Para wisatawan diajak untuk mengunjungi objek wisata seperti Bunaken, Raja Ampat, Tana Toraja, Komodo, Flores, Borobudur, Lombok, Bangka Belitung, dan tentu saja Bali.
Data dari Badan Pusat Statistik pada 2010 mencatat, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia asal Swiss sebanyak 34.928 orang, dengan rata-rata pengeluaran sekitar 1.600 dolar AS dan rata-rata lama tinggal selama 15 hari. Jumlah ini termasuk angka yang signifikan mengingat jumlah penduduk Swiss yang hanya sekitar enam juta jiwa. Dengan promosi destinasi wisata Indonesia ini diharapkan masyarakat Swiss akan lebih banyak lagi memilih Indonesia sebagai tujuan wisata favoritnya.


Rabu, 19 Oktober 2011

tempat bawah laut yang Aneh

Bagi Anda yang gemar menyelam, lautan Indonesia merupakan surga untuk kegiatan ini. Bahkan, CNN memasukkan Indonesia sebagai salah satu tempat paling aneh di dunia untuk menyelam.

Gunung Berapi Bawah Laut di Indonesia.




Menurut CNN, Banua Wuhu merupakan tempat menyelam yang aneh. Letaknya di sekitar kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Kawasan ini dianggap ekstrim karena adanya gunung berapi di bawah laut yaitu Banua Wuhu yang berada 300 meter di barat daya Pulau Mahengetang.

Titik kepundan gunung Banua Wuhu ditandai dengan keluarnya gelembung di antara bebatuan. Suhu rata-rata perairan tersebut anraea 37-38 derajat celsius. Para penyelam harus berhati-hati dengan gelembung tersebut.

Jika tidak hati-hati panas dari gelembung tersebut bisa menyebabkan luka bakar. Terkadang para penyelam juga bisa mendengarkan gemuruh dari gunung berapi.


Sabtu, 08 Oktober 2011

Salak Bali Mau Dijadikan Bahan Baku Minuman 'Wine Salak'

Investasi di bidang pengolahan salak menjadi produk minuman "wine salak" di Kabupaten Karangasem, Bali, sampai saat ini masih dalam proses tawar-menawar.
"Tawar-menawar dengan investor masih dilakukan. Begitu juga soal perizinan juga masih dalam proses, " kata Bupati Karangasem I Wayan Geredeg di Amlapura, Jumat.
Menurut dia, jika salak tersebut bisa diolah dengan baik menjadi wine salak, maka dipastikan dapat menstabilkan harga salak di kabupaten paling timur Pulau Bali itu.
Setiap tahun, petani di Kabupaten Karangasem bisa menghasilkan ratusan ton salak. Namun sampai saat ini melimpahnya hasil panen salak belum mampu mengangkat taraf hidup petani salak di daerah itu karena harga jual sering kali jatuh pada saat musim panen.
Padahal para petani sudah bekerja keras mengembangkan komoditas pertanian yang dikenal para wisatawan mancanegara itu dengan sebutan "fruit snake skin".
Saat ini, kata dia pengelolaan salak menjadi wine itu masih dikelola oleh masyarakat lokal melalui badan usaha CV Dukuh Lestari. Wayan Geredeg berharap badan usaha itu bisa mengembangkan jaringan produksi di setiap subak untuk menjadi pengolah wine berkualitas.
Satu botol wine salak di tingkat petani dijual dengan harga Rp26 ribu. Kemudian di tingkat distributor seharga Rp100 ribu dan tingkat pengecer Rp200 ribu per botol. Untuk menghasilkan satu botol wine dibutuhkan satu kilogram salak.
Petani baru bisa mendapatkan keuntungan jika harga salak stabil pada angka Rp10 ribu per kilogram..


Selasa, 06 September 2011

Foto Pemain Tendangan Dari Langit



Sekilas tentang Tendangan Dari Langit :



Jenis Film :
Drama
Produser :
Leo Sutanto
Produksi :
Sinemart Pictures
Homepage :
http://www.filmtendangandarilangit.com

Pemain :
Yosie Kristanto
Maudy Ayunda
Giorgino Abraham
Jordi Onsu
Joshua Suherman
Agus Kuncoro
Sujiwo Tejo
Irfan Bachdim
Kim Kurniawan
Sutradara :
Hanung Bramantyo
Penulis :
Fajar Nugros











Selasa, 26 Juli 2011

Rahasia yang Belum Terungkap Di Balik 17 Agustus




Tujuh belas Agustus merupakan hari besar kemerdekaan bangsa Indonesia. Pada tanggal tersebut, 64 tahun yang lalu merupakan hari paling bersejarah negeri ini karena di hari itulah merupakan awal dari kebangkitan rakyat Indonesia dalam melawan penjajahan sekaligus penanda awalnya revolusi. Namun, ada beberapa hal menarik seputar hari kemerdekaan negeri kita tercinta ini yang sayang jika belum Anda ketahui.
1. Soekarno Sakit Saat Proklamirkan Kemerdekaan Pada 17 Agustus 1945 pukul 08.00 (2 jam sblm pembacaan teks Proklamasi), ternyata Bung Karno masih tidur nyenyak di kamarnya, di Jalan Pegangsaan Timur 56, Cikini. Dia terkena gejala malaria tertiana. Suhu badannya tinggi dan sangat lelah setelah begadang bersama para sahabatnya menyusun konsep naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda. Saat itu, tepat di tengah2 bulan puasa Ramadhan. "Pating greges", keluh Bung Karno setelah dibangunkan dr Soeharto, dokter kesayangannya. Kemudian darahnya dialiri chinineurethan intramusculair dan menenggak pil brom chinine. Lalu ia tidur lagi. Pukul 09.00, Bung Karno terbangun. Berpakaian rapi putih-putih dan menemui sahabatnya, Bung Hatta. Tepat pukul 10.00, keduanya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari serambi rumah. "Demikianlah Saudara-saudara! Kita sekalian telah merdeka!", ujar Bung Karno di hadapan segelintir patriot-patriot sejati. Mereka lalu menyanyikan lagu kebangsaan sambil mengibarkan bendera pusaka Merah Putih. Setelah upacara yang singkat itu, Bung Karno kembali ke kamar tidurnya; masih meriang. Tapi sebuah revolusi telah dimulai...

2. Upacara Proklamasi Kemerdekaan Dibuat Sangat Sederhana Upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ternyata berlangsung tanpa protokol, tak ada korps musik, tak ada konduktor, dan tak ada pancaragam. Tiang bendera pun dibuat dari batang bambu secara kasar, serta ditanam hanya beberapa menit menjelang upacara. Tetapi itulah, kenyataan yang yang terjadi pada sebuah upacara sakral yang dinanti-nanti selama lebih dari 300 tahun!

3. Bendera dari Seprai Bendera Pusaka Sang Merah Putih adalah bendera resmi pertama bagi RI. Tetapi dari apakah bendera sakral itu dibuat? Warna putihnya dari kain sprei tempat tidur dan warna merahnya dari kain tukang soto!

4. Akbar Tanjung Jadi Menteri Pertama “Orang Indonesia Asli” Setelah merdeka 43 tahun, Indonesia baru memiliki seorang menteri pertama yang benar-benar "orang Indonesia asli". Karena semua menteri sebelumnya lahir sebelum 17 Agustus 1945. Itu berarti, mereka pernah menjadi warga Hindia Belanda dan atau pendudukan Jepang, sebab negara hukum Republik Indonesia memang belum ada saat itu. "Orang Indonesia asli" pertama yang menjadi menteri adalah Ir Akbar Tanjung (lahir di Sibolga, Sumatera Utara, 30 Agustus 1945), sebagai Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga pada Kabinet Pembangunan (1988-1993).

5. Kalimantan Dipimpin 3 Kepala Negara Menurut Proklamasi 17 Agustus 1945, Kalimantan adalah bagian integral wilayah hukum Indonesia. Kenyataannya, pulau tersebut paling unik di dunia. Di pulau tersebut, ada 3 kepala negara yang memerintah! Presiden Soeharto (memerintah 4 wilayah provinsi), PM Mahathir Mohamad (Sabah dan Serawak) serta Sultan Hassanal Bolkiah (Brunei).

6. Setting Revolusi di Indonesia Diangkat Ke Film Ada lagi hubungan erat antara 17 Agustus dan Hollywood. Judul pidato 17 Agustus 1964, "Tahun Vivere Perilocoso" (Tahun yang Penuh Bahaya), telah dijadikan judul sebuah film - dalam bahasa Inggris; "The Year of Living Dangerously". Film tersebut menceritakan pegalaman seorang wartawan Australia yg ditugaskan di Indonesia pada 1960-an, pada detik2 menjelang peristiwa berdarah th 1965. Pada 1984, film yang dibintangi Mel Gibson itu mendapat Oscar untuk kategori film asing!

7. Naskah Asli Proklamasi Ditemukan di Tempat Sampah Naskah asli teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang ditulis tangan oleh Bung Karno dan didikte oleh Bung Hatta, ternyata tidak pernah dimiliki dan disimpan oleh Pemerintah! Anehnya, naskah historis tersebut justru disimpan dengan baik oleh wartawan BM Diah. Diah menemukan draft proklamasi itu di keranjang sampah di rumah Laksamana Maeda, 17 Agustus 1945 dini hari, setelah disalin dan diketik oleh Sajuti Melik.Pada 29 Mei 1992, Diah menyerahkan draft tersebut kepada Presiden Soeharto, setelah menyimpannya selama 46 tahun 9 bulan 19 hari.

8. Soekarno Memandikan Penumpang Pesawat dengan Air Seni Rasa-rasanya di dunia ini, hanya the founding fathers Indonesia yang pernah mandi air seni. Saat pulang dari Dalat (Cipanasnya Saigon), Vietnam, 13 Agustus 1945, Soekarno bersama Bung Hatta, dr Radjiman Wedyodiningrat dan dr Soeharto (dokter pribadi Bung Karno) menumpang pesawat fighter bomber bermotor ganda. Dalam perjalanan, Soekarno ingin sekali buang air kecil, tetapi tak ada tempat. Setelah dipikir, dicari jalan keluarnya untuk hasrat yang tak tertahan itu. Melihat lubang-lubang kecil di dinding pesawat, di situlah Bung Karno melepaskan hajat kecilnya. Karena angin begitu kencang sekali, bersemburlah air seni itu dan membasahi semua penumpang.
9. Negatif Film Foto Kemerdekaan Disimpan Di Bawah Pohon Berkat kebohongan, peristiwa sakral Proklamasi 17 Agustus 1945 dapat didokumentasikan dan disaksikan oleh kita hingga kini. Saat tentara Jepang ingin merampas negatif foto yang mengabadikan peristiwa penting tersebut, Frans Mendoer, fotografer yang merekam detik-detik proklamasi, berbohong kepada mereka. Dia bilang tak punya negatif itu dan sudah diserahkan kepada Barisan Pelopor, sebuah gerakan perjuangan. Mendengar jawaban itu, Jepang pun marah besar. Padahal negatif film itu ditanam di bawah sebuah pohon di halaman Kantor harian Asia Raja. Setelah Jepang pergi, negatif itu diafdruk dan dipublikasi secara luas hingga bisa dinikmati sampai sekarang. Bagaimana kalau Mendoer bersikap jujur pada Jepang?

10. Bung Hatta Berbohong Demi Proklamasi Kali ini, Bung Hatta yang berbohong demi proklamasi. Waktu masa revolusi, Bung Karno memerintahkan Bung Hatta untuk meminta bantuan senjata kepada Jawaharlal Nehru. Cara untuk pergi ke India pun dilakukan secara rahasia. Bung Hatta memakai paspor dengan nama "Abdullah, co-pilot". Lalu beliau berangkat dengan pesawat yang dikemudikan Biju Patnaik, seorang industrialis yang kemudian menjadi menteri pada kabinet PM Morarji Desai. Bung Hatta diperlakukan sangat hormat oleh Nehru dan diajak bertemu Mahatma Gandhi. Nehru adalah kawan lama Hatta sejak 1920-an dan Dandhi mengetahui perjuangan Hatta. Setelah pertemuan, Gandhi diberi tahu oleh Nehru bahwa "Abdullah" itu adalah Mohammad hatta. Apa reaksi Gandhi? Dia marah besar kepada Nehru, karena tidak diberi tahu yang sebenarnya."You are a liar !" ujar tokoh kharismatik itu kepada Nehru.

11. Bendera Merah Putih dan Perayaan Tujuh Belasan Bukan di Indonesia Saja Bendera Merah Putih dan perayaan tujuh belasan bukanlah monopoli Indonesia. Corak benderanya sama dengan corak bendera Kerajaan Monaco dan hari kemerdekaannya sama dengan hari proklamasi Republik Gabon (sebuah negara di Afrika Barat) yang merdeka 17 Agustus 1960. Selain itu, masih menjadi perdebatan apakah lagu Indonesia Raya benar-benar merp karya asli WR Supratman, ataukah 'terinspirasi' oleh lagu Perancis, "Les Marseilles", yg memiliki nada2 yg sangat mirip.

12. Tidak Ada Nama Jalan Soekarno-Hatta Jakarta, tempat diproklamasikannya kemerdekaan Indonesia dan kota tempat Bung Karno dan Bung Hatta berjuang, tidak memberi imbalan yang cukup untuk mengenang co-proklamator Indonesia. Sampai detik ini, tidak ada "Jalan Soekarno-Hatta" di ibu kota Jakarta. Bahkan, nama mereka tidak pernah diabadikan untuk sebuah objek bangunan fasilitas umum apa pun sampai 1985, ketika sebuah bandara diresmikan dengan memakai nama mereka.

13. Gelar Proklamator Hanyalah Gelar Lisan Gelar Proklamator untuk Bung Karno dan Bung Hatta, hanyalah gelar lisan yang diberikan rakyat Indonesia kepadanya selama 41 tahun! Sebab, baru 1986 Permerintah memberikan gelar proklamator secara resmi kepada mereka.
14. Indonesi Mungkin Saja Punya Lebih Dari Dua Proklamator Kalau saja usul Bung Hatta diterima, tentu Indonesia punya "lebih dari dua" proklamator. Saat setelah konsep naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia rampung disusun di rumah Laksamana Maeda, Jl Imam Bonjol no 1, Jakarta, Bung Hatta mengusulkan semua yang hadir saat rapat dini hari itu ikut menandatangani teks proklamasi yang akan dibacakan pagi harinya. Tetapi usul ditolak oleh Soekarni, seorang pemuda yang hadir. Rapat itu dihadiri Soekarno, Hatta dan calon proklamator yang gagal : Achmad Soebardjo, Soekarni dan Sajuti Melik. "Huh, diberi kesempatan membuat sejarah tidak mau", gerutu Bung Hatta karena usulnya ditolak.

15. Jenderal Soedirman Tidak Pernah Duduki Jabatan Resmi Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia Jenderal Soedirman, pada kenyatannya tidak pernah menduduki jabatan resmi di kabinet RI. Beliau tidak pernah menjadi KSAD, Pangab, bahkan menteri pertahanan sekalipun


Jumat, 22 Juli 2011

Anggrek Langka Terbesar Dunia Mekar di Mukomuko, Bengkulu



Anggrek terbesar di dunia, Grammatophyllum Speciosum yang disebut juga Anggrek Tebu ditemukan mekar di dalam kebun durian milik warga Desa Sungai Ipuh, Kecamatan Selagan Raya, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

`Terakhir mekar tahun 2007 tapi sekarang berbunga lagi dan ukurannya lebih besar,` kata Barlian, warga setempat yang menemukan bunga mekar tersebut.

Anggrek Tebu atau juga dikenal Anggrek Harimau masih banyak ditemukan di dalam kawasan hutan di sekitar desa mereka, juga tumbuh sebagai tanaman efifit di pohon durian milik warga. `Kebetulan yang berbunga sekarang mekar di tanaman durian yang sudah tua, rumpun bunga ini juga sangat besar,` tambahnya.

Dari pengamatan, bunga tersebut mulai mengeluarkan tangkai bunga pada Juni 2011 yang diperkirakan mekar pada September atau Oktober tahun ini juga. Dari satu tangkai bunga, muncul 27 bakal bunga yang saat ini panjangnya 40 cm hingga 60 cm.

`Panjang tangkai bunga ini akan bertambah karena biasanya mencapai 150 cm hingga 170 cm,` tambahnya.

Barlian yang juga menangkar anggrek hutan ini mengatakan bunga tersebut membutuhkan waktu satu tahun mulai dari proses mengeluarkan tangkai bunga sampai buahnya masak. Grammatophyllum ditangkarnya di pekarangan rumah yang ditumbuhkan pada pohon kelapa juga mulai mengeluarkan tangkai bunga.

Rumpun yang besar merupakan kekhasan bunga tersebut. Jumlah batang anggrek yang ditangkar mencapai 250 batang yang panjangnya bervariasi mulai satu meter hingga 3,5 meter.

`Bunga yang saya tangkar di pekarangan juga terakhir mekar pada 2007, sekarang mekar lagi setelah empat tahun,` ujarnya.

Jika mekar, bunga tersebut bisa bertahan selama dua hingga empat bulan. Barlian mengatakan kelestarian bunga langka itu semakin terancam dengan aktivitas perambahan hutan.


Kamis, 14 Juli 2011

batik Papua di Ikutkan dalam Pameran



GUNA mendukung pengembangan batik kamoro, PT Freeport Indonesia mengadakan pameran batik dan ukiran kamoro di Grand Indonesia pada 9-17 Juli 2011.

Lewat pameran batik dan ukiran kamoro ini, merupakan salah satu bentuk program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Freeport mengenai pengembangan seni dan budaya papua.

“Sebagai bentuk pengembangan seni dan budaya Papua ini kami menampilkan para pengukir dari suku Kamoro, satu dari dua suku besar di Kabupaten Mimika. Para pengukir tersebut mendemontrasikan seni ukir Kamoro serta memamerkan ukiran-ukirannya, serta kami juga tampilkan batik kamoro dengan menggandeng desainer asal papua, Jimmy Affar,” kata General Superintendent Corporate Communications PT Freeport Indonesia Ramdani Sirait kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (14/7/2011).

Dalam upaya mempromosikan dan memasarkan batik Papua, pameran ini akan semakin membantu sosialisasi budaya Indonesia ke mancanegara.

“Pameran ini juga sekaligus membantu mempromosikan dan memasarkan hasil karya seni batik dan ukiran Kamoro,” paparnya.

Tak hanya itu saja, melalui pameran ini sekaligus memperkenalkan beragam motif batik yang unik. Karena Setiap suku memiliki keunikan yang dapat diceritakan dalam sehelai kain.

“Keunikan tersendiri, baik dari segi motif maupun pewarnaan yang masih menggunakan teknik pewarnaan alami,” papar Jimmy Afaar.

“Melalui pameran ini sekaligus mempromosikan batik kamoro,” tutupnya.


Sabtu, 21 Mei 2011

Lestarikan Budaya dengan Kereta Batik


JAKARTA- PT. Kereta Api Indonesia (persero) meluncurkan kereta bermotif batik sebagai salah satu wujud dukungan terhadap branding pariwisata Indonesia "wonderful Indonesia" khususnya wonderful culture yang diapresiasikan melalui kereta bermotif batik.

Direktur Utama PT. KAI (Persero), Ignasius Jonan, menyatakan kreasi kereta bermotif batik ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan. Selain itu kereta api juga memiliki potensi untuk ikut serta mempromosikan pariwisata Indonesia 2011 terkait branding wonderful Indonesia dan ini diharapkan dapat terjadi sinergi yang harmonis antar trans portasi kereta api dan industri pariwisata nusantara khususnya Jawa dan Sumatra.

"Upaya untuk meningkatkan pelayanan tidak hanya sampai di sini. Ke depan untuk masing-masing jurusan kereta api akan memiliki rangkaian kereta bermotif batik, ini merupakan kepedulian PT. KAI dalam melestarikan batik sebagai warisan budaya bangsa Indonesia, dengan harapan Kereta api juga bisa menjadi sarana ‘Galeri Batik Berjalan’ sehingga semua lapisan masyarakat dapat menikmati kreasi kereta api batik," ungkap Ignasius Jonan kepada wartawan, Jumat, (20/5/2011).

Menteri BUMN, Mustafa Abubakar, menambahkan, dengan meluncurkan kereta batik ini saya merasa bangga. Karena batik adalah warisan budaya bangsa dan Unesco juga sudah menetapkan batik sebagai cultural intanginble heritage.

"Langkah yang diambil PT.KAI adalah langkah simpatik, sebagai pelestarian budaya. Karena seni dan budaya hidup lebih indah," paparnya.


Sabtu, 14 Mei 2011

Menbudpar Malaysia: Reog Ponorogo Milik Indonesia!



JAKARTA- Pemerintah Malaysia menegaskan mereka tidak pernah mengakui kesenian dan kebudayaan Indonesia menjadi milik mereka.

Hal tersebut dikatakan Menteri Pariwisata, Kesenian, dan Warisan Malaysia, Darok Rais Yatim, sebagaimana diungkapkan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, belum lama ini.

“Menteri Pariwisata, Keseniaan dan Warisan Malaysia Datok Rais Yatim menjelaskan ‘kami tidak pernah mengakui dan tidak akan pernah mengakui kebudayaan dan keseniaan Indonesia menjadi keseniaan dan kebudayaan Malaysia. Seperti Reog Ponorogo dan tari pendet adalah tetap kesenian dan kebudayaan asli Indonesia’,” ungkapnya.

Kedua menteri ini pun mengadakan perjanjian untuk mengatasi masalah ini dengan baik. “Sudah ada perjanjian untuk mengatasi permasalahan itu dan dalam menanggapi permasalahan itu masyarakat Indonesia harus dengan hati

Untuk mengantisipasi hal itu juga, kedua pemerintahan ini juga mengintensifkan kerjasama bilateral agar hubungan kedua negara tidak memanas lagi.

“Untuk mengatasi permasalahan itu Indonesia dan Malaysia lebih meningkatkan hubungan dengan kerjasama bilateral yang intensif,” ungkapnya.Makanya buat orang Malingsian jangan ngaku-ngaku Budaya orang lain.


Lomba Layar Fremantle-Bali Hubungkan Warga Indonesia dan Australia

Lomba layar Visit Indonesia Fremantle to Bali tuntas akhir minggu ini di Pelabuhan Benoa, Bali, menyoroti peran penting olahraga yang menghubungkan warga Australia dengan Indonesia.

Lomba layar tersebut kembali diselenggarakan setelah jeda selama 14 tahun. Lomba tahun ini menandai ulang tahun ketigapuluh lomba yang diperkenalkan pada 1981, memperlihatkan hubungan yang lestari antara pantai barat Australia dan provinsi-provinsi Indonesia bagian timur.

“Kembalinya lomba layar Visit Indonesia Freemantle to Bali adalah suatu perkembangan yang sangat menarik, dan saya menghargai Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI yang mendukung lomba layar ini,” ujar Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty dalam siaran pers Kedutaan besar yang diterima berita2.com Jumat 6 Mei 2011.

“Sebagai tetangga dan sahabat, Indonesia dan Australia menjalin kerja sama dengan erat dalam berbagai macam isu. Kerja sama ini kadang kala melibatkan urusan internasional yang sangat serius dan kami sering kali harus memilih kosa kata dengan hati-hati.

“Namun dalam bidang olahraga, kita beruntung untuk berbagi dengan apa yang mungkin adalah bahasa universal. Olahraga mempunyai kemampuan unik untuk mengatasi rintangan bahasa dan budaya. Itulah mengapa kami melihat hal ini sebagai cara yang sempurna untuk membangun jembatan dan mengembangkan hubungan antar-warga yang lebih kuat dengan tetangga kami Indonesia,” tutur Moriarty.

Menjelang lomba layar Visit Indonesia Fremantle to Bali tahun ini, Pemerintah Australia Barat memberikan beasiswa kepada mantan atlet layar nasional Indonesia dan penyiar berita televisi dari Surabaya, Dyan Puspito Rini, untuk melakukan perjalanan ke Perth untuk ambil bagian dalam sesi pelatihan intensif di Program Bangsa-Bangsa yang Sedang Muncul dari Federasi Layar Internasional.

Sekitar 150 pelayar berlayar ke Bali bersama lebih dari 100 orang yang melakukan perjalanan ke Bali untuk menyambut kedatangan kapal layar, memacu pariwisata dan pengalaman pribadi yang mengesankan untuk semua orang yang terlibat.

Lomba tersebut mencakup “Rally fleet”, yang akan berlayar dalam format ‘pelayaran bersama’ nir-persaingan, melakukan satu atau dua kali pemberhentian di garis pantai Australia Barat sebelum menyeberangi samudera terbuka ke perairan Indonesia. Banyak kapal layar akan tinggal sementara waktu untuk mengelilingi kepulauan Indonesia setelah penyerahan penghargaan di Sanur Beach Hotel pada 10 Mei.

Dalam peluncuran lomba layar ini di Perth pada pertengahan-April, Fremantle Sailing Club mengundang masyarakat untuk melepas para awak kapal dan menghadiri Meet Indonesia Bazaar, yang mencakup hiburan keluarga dan musik dengan tema Bali serta makanan Bali yang enak.


Selasa, 10 Mei 2011

Game Bermain Gamelan Dari ITB Disukai Orang Asing


Gamelan Player, sebuah game telepon seluler bikinan Adam Ardisasmita, mahasiswa Institut Teknologi Bandung, digandrungi orang asing. Pengunduhnya kini sudah mencapai 12 ribu orang di seluruh dunia sejak diluncurkan Maret lalu. “Kebanyakan yang mengunduh game itu berasal dari luar negeri, seperti Rusia, Turki, dan Jerman,” kata Adam di Campus Center Timur ITB, Senin 9 Mei 2011.

Gamelan Player menampilkan 6 alat musik gamelan Sunda, yaitu goong (gong), saron, jengglong, gambang, kempul, dan kendang. Pemain hanya bisa memilih salah satu alat untuk dimainkan. Cara membunyikan instrumen itu dengan mengetuk layar smartphone.

Simulasi alat musik tradisional itu masih dibuat sederhana dan mengambil nada rendah karena keterbatasan luas layar telepon seluler. Gambang misalnya, hanya bisa menampilkan 7 dari 20 papan nada dalam bentuk aslinya.

Gagasan itu berawal dari keinginan Adam untuk mempermudah orang mengenal, belajar, dan bermain gamelan. Contoh suara diambil dari instrumen asli yang berada di ruang Unit Kegiatan Mahasiswa Lingkung Seni Sunda ITB. “Paling lama itu pengambilan sampling suaranya agar pas,” ujarnya.

Mulai dikerjakan Oktober 2010, pengambilan contoh suara itu memakan waktu sebulan. Tak jarang, perekaman dilakukan dinihari saat suasana kampus hening agar suara alat terdengar agak jernih. “Susah bawa alatnya kalau direkam di studio akustik kampus,” katanya.

Aplikasi game tersebut menjadi salah satu dari 12 pemenang Nokia Tap That Apps Award dari kelompok dan peserta individu game mobile. Para pemenang akan menerima hadiah beasiswa masing-masing US$4000 pada akhir Mei ini di ITB. Perusahaan tersebut akan memakai game para pemenang untuk diunduh gratis oleh penggunanya selama setahun


Nelayan Lagoi Biasa Lihat Turis Bule Telanjang



Acara Beach Party Fashion di Lagoi yang akan menampilkan parade bikini, dianggap biasa saja oleh para nelayan di Kabupaten Bintan. Mereka sudah sering melihat turis telanjang di kawasan Lagoi.

Kawasan Pantai Lagoi memang memiliki panorama yang indah. Kawasan ini menjadi objek andalan Pemkab Bintan dan Provinsi Kepri. Lagoi selama ini menjadi idaman turis asing yang masuk lewat Singapura. Kawasan terpadu ini luasnya sekitar 32 ribu hektar yang belum lama ini diresmikan Presiden SBY.

Kawasan terpadu yang dikelola Salim Group ini jauh dari pemukiman penduduk. Di sana juga tersedia lapangan golf berstandar internasional. Di sanalah pejabat di lingkup Kepri sering bermain golf, termasuk pejabat tinggi dari Jakarta.

Nah, dengan kondisi ekslusif dan jauh dari pemukiman, para turis pun merasa bebas. Sejumlah nelayan di Bintan, ternyata sudah sering melihat turis asing berenang di pantai dengan bertelanjang.

"Kalau kita melintas di kawasan laut Lagoi, sudah hal yang biasa melihat bule mandi telanjang di tepi pantai," kata Atan seorang nelayan dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (5/5/2011).

Pemandangan seperti itu, kata Atan, bisa saban hari dilihat oleh nelayan. Malah kadang ada juga turis berbuat mesum di balik bebatuan besar yang ada di tepi pantai.

"Kita yang sering melintas di laut di kawasan Lagoi sudah tidak heran lagi melihat pemandangan turis bertelanjang. Tapi memang di kawasan pantai itu jauh dari perumahan penduduk," kata Atan.

Jika di kawasan itu akan digelar pesta bikini, sebagian masyarakat tidak mempersoalkannya. Alasannya karena memang kawasan tersebut merupakan kawasan terpadu yang jauh dari pemukiman penduduk.

"Kalau mau pesta mengenakan pakaian dalam, ya biasa saja. Yang lebih dari itu saja sudah terjadi di Lagoi. Jadi acara pesta pamer pakaian dalam biasa sajalah, tak usah diributkan. Kalau mau diributkan mestinya turis-turis asing yang mandi telajang itulah," kata Hamdan warga Tanjungpinang.


Minggu, 08 Mei 2011

Relief Misterius di Kaki Borobudur


Siapa tak terpesona menatap keindahan Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah?

Dibangun pada masa Raja Samaratungga dari Wangsa Syailendra pada tahun 824, Borobudur terdiri dari 1460 panel relief dan 504 stupa. Namun, panel yang selama ini terlihat ternyata belum lengkap. Ada panel-panel yang sengaja ditimbun tanah karena reliefnya dianggap vulgar dan cabul. Panel-panel itu terletak di bagian paling bawah, yang disebut Kamadhatu.

Bagian fondasi tersembunyi itu terdiri dari 160 relief adegan Sutra Karmawibhangga atau hukum sebab-akibat. Panel-panel itu menggambarkan perbuatan yang mengikuti hawa nafsu manusia, semisal: bergosip, membunuh, menyiksa dan memerkosa. Juga ada adegan-adegan seks dalam berbagai posisi.

Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial Universitas Indonesia, Edi Sedyawati mengemukakan, relief Karmawibhangga itu menggambarkan kehidupan masyarakat saat candi itu dibangun.

Ada sejumlah pendapat mengapa relief ini ditimbun. Bisa jadi karena kurang pantas dipertontonkan ke publik, tapi ada pula yang menduga penutupan ini semata-mata demi kestabilan posisi candi — agar tidak amblas.

Terlepas dari perdebatan itu, keseluruhan relief di Borobudur mencerminkan ajaran Budha Mahayana: semakin ke atas semakin mencapai kesempurnaan. Bagian paling bawah atau Kamadhatu menggambarkan perilaku penuh angkara murka dan hawa nafsu yang menyebabkan seseorang masuk neraka jahanam.

Bagian tengah (terdiri dari empat tingkat) dinamakan Rapadhatu, tempat manusia dibebaskan dari nafsu dan hal-hal duniawi. Sedangkan bagian teratas — termasuk tiga teras melingkar yang mengarah ke pusat kubah—disebut Arupadhatu, tempat para dewa bersemayam atau nirwana.

Keberadaan Borobudur sesungguhnya telah diketahui penduduk lokal di abad ke-18. Sempat tertimbun material Gunung Merapi, candi ini lalu ditemukan kembali oleh Sir Stanford Raffles pada 1814. Selanjutnya, pada 1885, arkeolog JW Yzerman mendokumentasi dan merekam reliefnya. Saat itulah, timnya menemukan relief tersembunyi di bagian paling bawah.

Sekitar tahun 1890-1891, bagian yang tertutup itu dibuka seluruhnya oleh fotografer Kasiyan Chepas untuk dipotret satu per satu. Batu bervolume 13000 meter kubik ini diangkat, lalu dikembalikan lagi ke posisi semula. Hingga hari ini, bagian itu ditimbun tanah sehingga tak seorangpun bisa melihat. Ada tiga panel di bagian tenggara candi yang terbuka--diduga karena proses penutupan kembali yang tak sempurna.

Hasil bidikan Chepas kemudian dibukukan pada 1931. Buku aslinya kini ada di Museum Nasional, Jakarta. Sedangkan klise asli disimpan di Museum Tropen, Amsterdam karena statusnya milik Pemerintah Belanda. Pemerintah Indonesia memiliki replika seluruh foto itu.


Jumat, 06 Mei 2011

Bambu Gila, Tarian Mistis Khas Maluku



MENDENGAR 'Bambu Gila' mungkin pikiran Anda akan teralih kepada sebuah benda bernama bambu. Tidak sepenuhnya salah, karena tarian berasal dari Maluku ini juga menggunakan medium bambu.

Bambu Gila merupakansebuah tarian yang mengandung unsur mistis, mantan, dan kemenyan. Sebanyak tujuh pria kuat bertarung melawan sebatang bambu dengan panjang sekitar 2,5 meter dan berdiameter 8 cm.

Ini merupakan pemandangan menarik, saat menyaksikan ini Anda akan merasakan pengalaman supranatural yang mungkin jarang atau belum pernah Anda rasakan sebelumnya.

Tarian ini juga dikenal dengan nama Buluh (bambu) Gila atau Bara Suwen. Pertunjukan ini bisa ditemui di dua desa yaitu Desa Liang, kecamatan Salahatu, dan Desa Mamala, kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Di Provinsi Maluku Utara, atraksi yang bernuansa mistis ini dapat dijumpai di beberapa daerah di kota Ternate dan sekitarnya.

Untuk memulai pertunjukan ini sang pawang membakar kemenyan di dalam tempurung kelapa sambil membaca mantra dalam ‘bahasa tanah’ yang merupakan salah satu bahasa tradisional Maluku. Kemudian asap kemenyan dihembuskan pada batang bambu yang akan digunakan. Jika menggunakan jahe maka itu dikunyah oleh pawang sambil membacakan mantra lalu disemburkan ke bambu.

Fungsi kemenyan atau jahe ini untuk memanggil roh para leluhur sehingga memberikan kekuatan mistis kepada bambu tersebut. Roh-roh inilah yang membuat batang bambu seakan-akan menggila atau terguncang-guncang dan semakin lama semakin kencang serta sulit untuk dikendalikan.

Dalam berbagai atraksi yang melibatkan hawa mistis, manusialah yang dirasuki oleh roh mistis tetapi dalam tarian ini roh mistis yang dipanggil dialihkan ke dalam bambu. Ketika pawang membacakan mantra berulang-ulang, si pawang lantas berteriak “gila, gila, gila!” Atraksi bambu gila pun dimulai. Alunan musik mulai dimainkan ketika tujuh pria yang memegang bambu mulai merasakan guncangan bambu gila.

Bambu terlihat bergerak sendiri ketika pawang menghembuskan asap dan menyemburkan jahe ke batang bambu. Para pria yang memeluk bambu mulai mengeluarkan tenaga mereka untuk mengendalikan kekuatan guncangan bambu. Ketika irama musik mulai dipercepat, bambu bertambah berat dan menari dengan kekuatan yang ada di dalamnya. Atraksi bambu gila berakhir dengan jatuh pingsannya para pemain di arena pertunjukan. Hal yang unik dari pertunjukan ini, kekuatan mistis bambu gila tidak akan hilang begitu saja sebelum diberi makan api melalui kertas yang dibakar.

Bambu yang digunakan merupakan bambu lokal. Namun, proses memilih dan memotong bambu tidak sembarangan, karena dibutuhkan perlakuan khusus. Pawang terlebih dahulu meminta izin dari roh yang menghuni hutan bambu tersebut.

Bambu kemudian dipotong dengan melakukan adat tradisional. Bambu dibersihkan dan dicuci dengan minyak kelapa kemudian dihiasi dengan kain pada setiap ujungnya. Dahulu, bambu langsung diambil dari Gunung Gamalama, gunung api di Ternate, Maluku Utara. Saat ini, tarian bambu gila dipelajari dan dimainkan di luar pulau Maluku.

Tradisi tari bambu gila diyakini sudah lama dimulai sebelum masa Islam dan Kristen masuk ke kepulauan ini. Saat ini tari berbau mistis ini hanya dipentaskan di beberapa desa kecil. Melihat tarian ini merupakan pengalaman spiritual yang unik. Lantunan mantra dari pawang dan tabuhan tifa menciptakan pertunjukan yang tidak bisa Anda temukan ditempat lain di dunia. Apalagi jika Anda ikut menari dengan bambu gila, membuat pengalaman ini sulit untuk Anda lupakan