Kamis, 19 Juli 2012

Pabrik Mobil Suzuki Kerusuhan, 1 orang Tewas

Kerusuhan terjadi antara buruh dengan manajemen di pabrik mobil Suzuki di Manesar, New Delhi, India, kemarin (18/7). Insiden tersebut menewaskan 1 orang dan 70 mengalami luka-luka, sehingga membuat Maruti Suzuki India Ltd (MSIL) harus menghentikan produksi. Polisi distrik Gurgaon telah menahan 99 pekerja.

Menurut pihak Maruti, kerusuhan dipicu oleh kebijakan perusahaan yang akan menertipkan pekerja berkaitan dengan pemukulan yang dilakukan oleh buruh terhadap seorang supervisor, kemarin (18/7). Namun serikat pekerja menolak kebijakan tersebut dan memblokir gerbang serta menyandera salah satu jajaran manajemen.

"Tiba-tiba banyak orang lari ke arah saya, memeluk dan memukuli secara beringas. Bahkan ada yang menggunakan benda-benda di sekitarnya. Saya berusaha menyelamatkan diri dan berhasil lepas dari kerumunan lalu melompat pagar. Setelah aman, baru saya ke rumah sakit untuk segera mendapat perawatan," jelas SA Siddiqui, supervisor kepada televisi lokal NDTV.

Cerita versi para buruh lain lagi. Sang supervisor, kata mereka, memberikan hukuman sepihak akibat insiden pemukulan. "Mereka bertingkah dengan mengumumkan adanya penangguhan kerja tanpa adanya pembicaraan terlebih dahulu," terang Sarabjeet Singh, Sekretaris Jenderal Serikat Pekerja Maruit Suzuki.

Atas kejadian tersebut maka juru bicara MSIL, Puneep Dhawan, Rabu malam (18/7) mengumumkan, hari ini (19/7) pabrik berhenti produksi karena beberapa area pabrik terbakar akibat insiden tersebut. Berarti produksi SX4 dan Swift bisa jadi terhambat atas kondisi ini. Sementara Ertiga yang saat ini tengah jadi favorit masih dalam kondisi aman, karena diproduksi di Gurgaon.